Ini Dia Cara Budidaya Belut yang Terbukti dengan Hasil Melimpah!

Anda ingin tahu bagaimana cara budidaya belut yang terbukti mampu memberikan hasil yang melimpah? Untuk Anda yang tertarik dan ingin memulai budidaya belut namun bingung caranya, artikel ini akan mengulasnya.

Belut tentunya sudah tidak asing lagi bagi masyarakat. Belut termasuk dalam jenis ikan yang sangat bisa untuk dikonsumsi. Kandungan yang terdapat dalam hewan ini sangat baik untuk memenuhi kebutuhan gizi. Tidak heran, jika banyak masyarakat yang ingin melakukan budidayanya.

cara budidaya belut

 

Dalam melakukan budidaya belut, dibutuhkan cara tersendiri. Tidak bisa sembarangan dalam melakukan budidaya, karena bisa merugi. Sudah pasti, anda tidak ingin merugi bukan? Karena itu, lebih baik memahami bagaimana cara budidaya belut yang benar dan terbukti hasilnya.

Cara Budidaya Belut Lengkap

Sebelum memulai budidaya belut, alangkah baiknya untuk memahami caranya dengan tepat. Berikut beberapa caranya:

1. Siapkan Kolam Belut

Langkah pertama dalam cara budidaya belut sudah pasti harus menyiapkan kolam untuk belut. Untuk pemilihan kolam, sebaiknya pilih yang semi permanen. Jadi, direkomendasikan anda bisa menggunakan drum bekas. Karena, ini termasuk dalam ternak belut modern yang banyak dipakai. Bersihkan drum, kemudian buat lubang memanjang di atas drum.

Jika sudah, drum tersebut harus diletakan pada tanah yang memiliki posisi datar. Anda bisa memberikan ganjal di bagian kiri dan kanan agar tidak jatuh. Selanjutnya, buat saluran pembuangan di bawah drum serta tambahan peneduh agar belut tidak terkena sinar matahari langsung.

2. Media Untuk Pertumbuhan

Agar belut bisa dipanen, tentu membutuhkan tempat agar bisa melakukan pertumbuhan. Caranya, yaitu dengan membuat media pertumbuhan yang tepat. Direkomendasikan menggunakan bahan seperti pupuk TSP,kompos, mikroorganisme starter serta lumpur kering.

Perpaduan tersebut bisa disesuaikan dengan kebutuhan saja. Jangan terlalu sedikit atau terlalu banyak. Hal ini demi penghematan agar bisa digunakan pada drum yang lainnya. Jadi, modal yang dikeluarkan juga tidak begitu banyak.

3. Pemilihan Bibit Belut

Memilih bibit belut yang berkualitas juga menjadi hal yang sangat penting dalam cara budidaya belut yang baik. Karena, dengan pemilihan bibit ini akan mempengaruhi pada hasil panen. Lalu, bagaimana memilih bibit belut yang baik? Pastikan ukuran dari belut seragam dengan yang lainnya.

Kemudian, belut terlihat aktif terutama saat diberi makan. Untuk ukuran berkisar dari 11-13 cm. Selain itu, pilih belut yang tidak terkena penyakit. Biasanya, jika belut satu terkena penyakit maka lainnya juga akan terkena. Harga bibit belut sendiri cenderung relatif murah, dan sangat menguntungkan.

4. Perawatan dan Pakan

Perawatan dalam melakukan budidaya belut harus tepat. Seperti, pastikan kualitas dari air dalam situasi yang baik. Serta, tidak terlalu berlebihan untuk air yang diberikan pada kolam belut. Selain itu, cek kebersihan dari kolam jangan sampai ada sampah.

Sedangkan untuk makanannya bisa diberikan secara teratur. Pakan ternak belut yang diberikan bisa berupa limbah ikan, pelet, atau bekicot yang sudah di potong kecil. Pemberian makan setiap harinya kurang lebih 3 kali. Semakin baik pakan yang diberikan, belut akan semakin berkualitas.

5. Masa Panen Belut

Masa panen menjadi yang paling ditunggu saat melakukan budidaya. Namun, jangan terburu-buru dalam melakukan panen. Setidaknya, untuk waktunya yaitu berkisar 3 sampai 4 bulan baru bisa dipanen. Bagaimana jika kurang dari waktu tersebut? Kualitasnya dan ukurannya menjadi kurang sesuai. Pemasaran belut dilakukan dengan para pengepul untuk dijual ke pasar.

Itu dia cara budidaya belut secara lengkap. Dengan mengikuti beberapa langkah diatas, dijamin usaha ternak yang anda lakukan akan berhasil. Serta, pastikan untuk melakukan perawatan dengan baik agar hasil panennya berkualitas yang semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *